Stay at: Mövenpick Resort Carita

September 15, 2026

Pelan-pelan, agak panjang.

Waktu ke Nemuru bulan April saya bilang ke travel mate kalau Mei ada opening hotel tepi pantai baru di Anyer, maksud saya tuh tahun depan ke sananya. Ternyata balik dari Nemuru kepikiran mulu ketemu Juli pesanlah untuk sabtu tanggal 25.

Booking hotel kala itu baru bisa lewat Accor, pakai nomor kartu debit/kredit buat jaminan karena sistemnya bayar di hotel, setelah berhasil kami konfirmasi by wasap ke hotelnya tapi mereka kasih saran untuk langsung transfer pembayaran biar kamarnya aman, agak bingung dan dilematis waktu itu tapi kami memutuskan tetap bayar di hotel aja. Qadarullah ibu mertua meninggal H-4 jadi kami cancelled via Accor dan gak kena fee apapun.

Awal Agustus karena masih penasaran dicoba pesan lagi untuk tanggal 29. Booking kedua sudah bisa lewat OTA burung putih tapi kamarnya cuma ada satu jadi kami pesan lagi via Accor, sistemnya masih pay at hotel tapi saya senang karena penjelasan dari pihak hotel lebih baik dari yang sebelumnya, H-3 dapat wasap untuk konfirmasi kehadiran lalu saya bilang akan bayar di hotel saat check in.

Tbh saya baca banyak keluhan dan pengalaman kurang enak selama menginap, maka dari itu saya sendiri datang tanpa ekspektasi biar gak terlalu sedih hati.

Check In / Out: 9/10
Baru bisa check in jam 3 sore tapi kami sudah di hotel jam 8 pagi ((8 pagi)) untuk menyelesaikan payment sama jaga jaga kalau kamar kami gak ada biar bisa cari hotel lain dan berkeliling.

Jam 9 kami keluar cari cafe karena belum sarapan, jam 11.30 dikabarin guest service kalau kamar sudah ready.

Balik ke hotel jam 12 lobi sudah penuh orang, saya kasih lihat wasap ke resepsionis terus dikasih 4 kunci kamar dan 4 pool towel card untuk pinjam handuk, pas checkout harus dikembaliin semua ya jika hilang denda 100.000/kartu towel.

Jam 3 sorenya ada choco hour untuk tamu yang baru datang atau yang sedang menginap, kami datang jam 3.30 antrian lumayan panjang terus sudah gak banyak yang tersisa, ada cookies, pepaya potong dengan chocolate fountain dan jus. Cookiesnya enak btw.

Checkout jam 12 agak antri tapi prosesnya gak lama cuma diminta google review dan kasih masukan.

Room: 8/10
Pesan 2 kamar double bed Rp 5.699.998/malam termasuk sarapan, yang 1 kamar diupgrade jadi premier king pas kebetulan saya juga yang dapat, Alhamdulillah.

Luas kamar mah sama aja semua tipe dengan balkon ocean view, bedanya untuk premier king ada complimentary snack berupa dua kaleng soda dan satu keripik sama kasurnya ukuran king alias gede banget.


Ada mesin kopinya (luv), teh dilmah, teko air panas, minibar yang dingin, 4 botol air mineral, ada 2 bathrobe, hair dryer, meja kursi di sudut, di teras juga ada jemuran dan sofa lagi, semua kamar mandi di tipe apapun ada bathtub, wastafel dan toilet terpisah.



Interior minimalis, karena bangunan baru jadi tentu masih bagus, TV berfungsi baik walau saya gak ngecek channel karena terlalu sibuk wara wiri.

Cleanliness: 7/10
Selimut sprei bersih, handuk besar 2, handuk kecil 2 dan keset juga bersih, ada obat semprot untuk serangga tapi kami gak pakai karena sudah aman, ada hewan kecil mati di pintu kaca tapi ya gak ganggu sih, sayangnya kamar sebelah bilang pinggiran gelas minum masih kotor.

Amenitis seadanya, shampoo dan sabun di botol besar merk pasaran alias kurang mencerminkan hotel bintang 5 sama gak ada sabun buat bikin busa di bathtub.

Food: 7/10
Biasanya kami tim sarapan di jam awal, kali ini sengaja bawa anak anak renang dulu biar mereka makan lebih banyak.

Sarapan dimulai jam 6-10.30 datang jam 8 resto udah full table jadi kami diarahkan duduk di meja bundar kayak mau kondangan. Anak usia 5-12 tahun bayar Rp 194.000/ anak.



Menunya variatif, western, asian, pastry, cheese platter pun ada, lengkap dengan es krim dan cotton candy. Kalau kemarin sore gak kebagian choco hour dah makan di sini aja.

Makanan pembuka saya selalu diawali dengan salad, kebetulan banyak sekali jenis daging olahan, kacang kacangan, bahkan keju potong (sayang sekali gak ada nama kejunya jadi gak tau itu jenis apa), granola dan buah potong segar. Buah utuh juga tersedia apel, jeruk dan anggur shine muscat yang langsung habis begitu diisi ulang.

Piring Kai dan Neina diisi dengan pizza, pasta bolognese, korean bbq wings, beef dan chicken truffle. Gak cukup sekali duduk, mereka tambah pizza berkali kali sungguh hepi.

Makanan berat saya ambil nasi goreng seafood yang isinya bakso seafood lumayan enak, tumis buncis dan wortel yang segar dan kriuk kriuk, beefnya empuk enak lupa namanya, chicken truffle juga enak ini direkomendasiin sama chefnya langsung, ada oseng kambing saya ambil sedikit lumayan pedas dan gak bau prengus, hash brown enak sekali, potato grilled juga tumben saya cocok, bbq wings aja yang ternyata tidak sesuai ekspektasi. Miso supnya enak, suhu panas, bumbu pekat, ada rumput laut dan tahunya. Siomay atau dimsum ya itu juga enak. Kai minta udon kuahnya kuning kaya kari tapi bukan saya kurang suka, dia juga makan sushi 3 potong tapi saya gak sempat coba. Terakhir es krim dan cotton candy yang tidak bisa tidak.

Minumnya saya cuma coba apple something juice ya udah aja kayak kemasan, kata appa kopinya malah enak tapi saya gak sempet coba, oh ada jamu juga btw.

Hotel: 8/10
Lokasinya jauh maka disarankan berangkat lebih awal, kami dari rumah jam 5.30 jalanan lengang sampai di hotel masih pagi bisa ijin keliling dan nikmati fasilitas hotelnya dulu.


Bintang utamanya tentu pantai yang cuma lima langkah itu, ada foam party tiap pagi dan sore, ada lapangan voli dan mini soccer lengkap dengan bolanya, ada shower dan kolam kaki untuk bilas pasir, ada tali pembatas di laut juga jadi lebih aman untuk berenang, minus pasir agak kasar terus bangku santainya pake sofa yang mana menurut saya kurang cocok.


Kolam renang juga lengkap, ada untuk anak yang satu set dengan sliding atau kolam dewasa yang panjang dan besar itu. Kamar bilas dan toilet ada di dua tempat, sisi dekat kolam anak dan di dekat kolam dewasa, ruangannya besar sudah ada shampoo sabun lengkap.


Playground outdoor ada tempatnya bagus dan layak. Playground indoor juga tidak kalah besar, masuk ke sini anak dan pendamping wajib pakai kaos kaki, kalau bisa yang anti slip karena sangat licin, kalau gak bawa bisa beli on the spot harga 25.000-35.000 sepasang. Saya gak bawa jadi terpaksa beli tapi di minimarket ㅋㅋㅋ dapet harga 20.000 yang biasa. Boleh bawa botol minum ke dalam karena ada dispenser air, toilet cewek cowok juga ada best banget, mereka buka sampai jam 9 malam.

Sauna gratis tapi khusus 18+ mumpung banyak waktu luang saya dan ri cobain berdua aja. Pas datang jam 13.20 gak ada tamu apalagi petugas, jadi kami main dulu, sauna steam masing masing 5 menit terus berendam ke whirlpool yang tidak blubukblubuk, gak lama ada petugas datang tanya nomor kamar terus tamu lain ikut datang. Loker disediakan, handuk kering dan basah tinggal ambil, sayangnya kamar bilas dan toilet tidak dipisah.

Kalau mau olahraga air juga bisa, ada jetski atau main banana boat harga 650.000 per 5 orang untuk 5-6 putaran, bisa naik perahu juga, atau main ATV dan panahan, suka suka aja. Kalau ini lokasinya di pinggir pantai sebelah kiri ya.

Tempat buat duduk duduk ngelamunnya banyak sekali pas kemarin itu bahkan ada DJ jedag jedug walau gak sampai malam. Parkir di basement kalau habis makan malam dari luar agak rebutan terus karcisnya harus selalu lapor ke front desk tiap mau keluar biar gratis.

Untuk pelayanan beberapa staff udah oke senyum sapa salam walau ada beberapa yang product knowledgenya masih kurang.

Selama kami menginap alias semalam doang Alhamdulillah gak nemu tomcat, kata appa mungkin karena depan hotel yang mana area sawah itu udah selesai musim panen terus lampu di balkon juga mati.

Lantas apakah sepadan dengan harga? Menurut saya belum sih. Hal yang paling kentara itu vibes bintang limanya gak berasa alias suasana kurang mevvah selain itu lobi dan lorong kurang wangi tapi ya udah semoga terus berbenah ya :)

You Might Also Like

0 komentar